Kegiatan Ekonomi ~ Pengiriman Murah Medan

Yaitu merupakan suatu aktivitas atau usaha yang dilakukan manusia untuk mewujudkan kemakmuran atau kesejahteraan. Untuk mencapainya, maka kegiatan ekonomi meliputi 3 hal, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi.

Read More »
Gudang dan Pergudangan

Gudang dan Pergudangan

Pengertian Gudang dalam Kegiatan Bisnis Dalam dunia bisnis, gudang sangat besar fungsi dan perannya, pergudangan merupakan serangkaian kegiatan pengurusan, dalam penyimpanan logistik, mulai dari kegiatan

Read More »

Fungsi Gudang ~ Pengiriman Murah Medan

Fungsi Gudang ~ Pengiriman Murah Medan Fungsi Gudang Sejak dulu, gudang berfungsi sebagai buffer atau penyeimbang dan untuk menentukan langkah selanjutnya suatu perusahaan, apakah perusahaan

Read More »

Cara Pembuatan Surat Karantina Tumbuhan PNBP Terbaru

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Standar Operasional Prosedur Pelayanan Pembuatan Karantina Tumbuhan Pemasukan ke dalam Wilayah RI :

  1. Pengguna Jasa mengajukan permohonan pemeriksaan karantina tumbuhan
    secara on line (PPK on line) melalui e-Plaq sistem maupun secara manual
    (of line) dengan mengisi Form SP-1
  2. Operator mengunduh data PPK online, melakukan verifikasi elektronik
    atau manual terhadap permohonan tersebut dan merekam permohonan
    pemeriksaan dalam buku agenda.
  3. Operator menyiapkan/mencetak berkas dokumen dan menyerahkan kepada Supervisor.
  4. Supervisor menganalisa dan menerbitkan surat penugasan sesuai dengan
    jenis media pembawa dan jenjang jabatan fungsional POPT. Selanjutnya
    melakukan print out menggunakan formulir DP-1 sebagai Surat Penugasan pejabat fungsional.
  5. Pejabat fungsional karantina tumbuhan melakukan verifikasi,
    pemeriksaan dokumen (kelengkapan, kebenaran, kesesuaian, keaslian dan
    keabsahan dokumen) dan pemeriksaan fisik (dilakukan untuk mendeteksi
    Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina). Pemeriksaan fisik dapat
    dilakukan, diatas alat angkut dan tempat pemasukan.
  6. Pemeriksaan administrasi dan kesehatan terhadap media pembawa
    diketahui : a) tidak memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan;b) merupakan
    jenis-jenis media pembawa yang dilarang pemasukannya; c) dokumen tidak
    sah dan/atau tidak benar; d) tidak bebas dari OPTK Golongan I, busuk
    atau rusak, maka ditolak pemasukannya dengan diterbitkan KT-7 dan Berita
    Acara Penolakan (DP-3)
  7. Apabila pemeriksaan dokumen dan fisik diatas alat angkut pejabat
    fungsional tidak menemukan adanya OPTK dan tidak memerlukan pemeriksaan
    laboratorium serta berasal dari negara yang tidak dilarang pemasukannya
    maka pejabat fungsional merekomendasikan untuk dilakukan pembebasan
    (DP-7)
  8. Berdasarkan rekomendasi (DP-7) maka supervisor menerbitkan
    Sertifikat Pelepasan Karantina Tumbuhan/Keamanan PSAT (KT-9) yang
    ditandatangani oleh pejabat fungsional.
  9. Apabila pemeriksaan fisik tidak dapat dilakukan diatas alat angkut
    maupun di tempat pemasukan serta dokumen yang dipersyaratkan lengkap
    maka pejabat fungsional dapat merekomendasikan pemeriksaan dilakukan di
    diluar tempat pemasukan dengan menandatangani dan menerbitkan KT- 2.
  10. Jika dokumen yang dipersyaratkan tidak lengkap pejabat fungsional
    melakukan tindakan penahanan selama 14 hari dengan menandatangani dan
    menerbitkan surat penahanan (KT- 6).
  11. Selama penahanan pengguna jasa dapat melengkapi dokumen yang
    dipersyaratkan maka dilakukan pemeriksaan fisik. Jika dokumen yang
    dipersyaratkan tidak dapat dilengkapi, pejabat fungsional dapat
    melakukan tindakan karantina penolakan selama 14 hari dengan
    menandatangani dan menerbitkan surat penolakan (KT-7) dan Berita acara
    Penolakan (DP-3). Setelah 14 hari ditolak, media pembawa tidak dibawa
    keluar dari wilayah RI dilakukan tindakan pemusnahan dengan menerbitkan
    surat perintah pemusnahan (DP-4) oleh Kepala UPT dan berita acara
    pemusnahan          ( KT-8)
  12. Berdasarkan point 9 Supervisor menugaskan Pejabat Fungsional untuk
    melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Media Pembawa diluar tempat
    pemasukan (DP-1).
  13. Terhadap media pembawa yang memerlukan tindakan pengasingan dan
    pengamatan, pejabat fungsional dapat melakukan pengamatan, pengambilan
    sampel dan spesimen untuk pengujian laboratorium di luar tempat
    pemasukan dengan menandatangani dan menerbitkan (DP-8).
  14. Lamanya waktu pengasingan dan pengamatan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Karantina Pertanian dari hasil AROPT.
  15. Apabila media pembawa selama pengasingan dan pengamatan, pengujian
    laboratorium serta dilakukan tindakan perlakuan, pejabat fungsional
    dapat menjamin media pembawa dinyatakan bebas OPTK maka dapat
    merekomendasikan untuk pembebasan.
  16. Berdasarkan rekomendasi pembebasan dari pejabat fungsional,
    Supervisor menerbitkan Sertifikat Pelepasan Karantina Tumbuhan/ Keamanan
    PSAT (KT-9) yang ditandatangani oleh pejabat fungsional.
  17. Bendahara Penerimaan / Petugas Pemungut melakukan pemungutan PNBP dengan menerbitkan Kuitansi PNBP untuk pengguna jasa.
Baca Juga  Cara Cek J&T Yang Cepat Dan Mudah

 

Standar Operasional Prosedur Pelayanan Pembuatan Karantina Tumbuhan Pengeluaran ke Luar Wilayah RI :

  1. Pengguna Jasa mengajukan permohonan pemeriksaan karantina tumbuhan
    secara on line (PPK on line) melalui e-Plaq sistem maupun secara manual
    (of line) dengan mengisi Form SP-1
  2. Operator mengunduh data PPK online, melakukan verifikasi elektronik
    atau manual terhadap permohonan tersebut dan merekam permohonan
    pemeriksaan dalam buku agenda.
  3. Permohonan pemeriksaan pengeluaran media pembawa yang tidak memenuhi
    persyaratan dokumen maka proses selanjutnya tidak dapat dilanjutkan
    sampai pengguna jasa memenuhi persyaratan negara tujuan dan ketentuan
    yang telah ditetapkan dalam prosedur pengeluaran media pembawa.
  4. Operator menyiapkan/mencetak berkas dokumen dan menyerahkan kepada Supervisor.
  5. Supervisor menganalisa dan menerbitkan surat penugasan sesuai dengan jenjang jabatan fungsional POPT. Selanjutnya melakukan print out menggunakan formulir DP-1 sebagai Surat Penugasan pejabat fungsional.
  6. Pejabat fungsional karantina tumbuhan melakukan verifikasi,
    pemeriksaan dokumen (kelengkapan, kebenaran, kesesuaian, keaslian dan
    keabsahan dokumen) dan pemeriksaan fisik (dilakukan untuk mendeteksi
    Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina).
  7. Pemeriksaan fisik dapat dilakukan, diluar tempat pengeluaran atau di tempat pengeluaran (exit point).Apabila
    dari hasil pemeriksaan fisik / kesehatan memenuhi persyaratan negara
    tujuan maka pejabat fungsional memberikan rekomendasi untuk dilakukan
    tindakan pembebasan (DP-7).
  8. Berdasarkan rekomendasi (DP-7) maka supervisor menerbitkan Phytosanitary Certificate (KT-10).
  9. Bendahara Penerimaan / Petugas Pemungut melakukan pemungutan PNBP dengan menerbitkan Kuitansi PNBP untuk pengguna jasa.
  10. Apabila dari hasil pemeriksaan di ketahui media pembawa tersebut
    tidak bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) maka diberikan
    Perlakuan dengan menerbitkan Surat Pemberitahuan Tindakan Perlakuan
    (SP-5)
  11. Berdasarkan laporan hasil pelaksanaan/pengawasan perlakuan (DP-9)
    media pembawa dapat dibebaskan dari OPT maka dilakukan Pembebasan dengan
    menerbitkan Phytosanitary Certificate (KT-10).
  12. Apabila dari laporan hasil perlakuan media pembawa tidak dapat
    dibebaskan dari OPT, maka dilakukan tindakan karantina penolakan dengan
    menerbitkan Surat Penolakan (KT-7)
  13. Apabila dari hasil pemeriksaan fisik / kesehatan tidak memenuhi
    persyaratan negara tujuan, busuk atau rusak, maka dilakukan tindakan
    karantina penolakan dengan menerbitkan Surat Penolakan (KT-7)
  14. Media pembawa yang ditolak pengeluarannya dari dalam wilayah
    Republik Indonesia, paling lambat dalam waktu 14 (empat belas) hari
    sejak diterimanya surat penolakan Pengguna Jasa harus sudah membawa
    keluar media pembawa tersebut dari tempat pengeluaran.
  15. Apabila setelah jangka waktu penolakan Pengguna Jasa belum membawa
    keluar media pembawa tersebut dari tempat pengeluaran, maka terhadap
    media pembawa tersebut dilakukan pemusnahan.
Baca Juga  Trukita, Marketplace Logistik Truk Yang Fokus Garap Segmen B2B

Post Disclaimer

The information contained in this post is for general information purposes only. The information is provided by Cara Pembuatan Surat Karantina Tumbuhan PNBP Terbaru and while we endeavour to keep the information up to date and correct, we make no representations or warranties of any kind, express or implied, about the completeness, accuracy, reliability, suitability or availability with respect to the website or the information, products, services, or related graphics contained on the post for any purpose. - PT Tapanuli Logistik Cargo

More to explorer

Kegiatan Ekonomi ~ Pengiriman Murah Medan

Yaitu merupakan suatu aktivitas atau usaha yang dilakukan manusia untuk mewujudkan kemakmuran atau kesejahteraan. Untuk mencapainya, maka kegiatan ekonomi meliputi 3 hal,

Gudang dan Pergudangan

Gudang dan Pergudangan

Pengertian Gudang dalam Kegiatan Bisnis Dalam dunia bisnis, gudang sangat besar fungsi dan perannya, pergudangan merupakan serangkaian kegiatan pengurusan, dalam penyimpanan logistik,

Fungsi Gudang ~ Pengiriman Murah Medan

Fungsi Gudang ~ Pengiriman Murah Medan Fungsi Gudang Sejak dulu, gudang berfungsi sebagai buffer atau penyeimbang dan untuk menentukan langkah selanjutnya suatu

Tinggalkan Komentar