Kopi Arabica Gayo Takengon

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Perkebunan di daerah ini dikelola oleh perorangan dan budidaya tanamannya dilakukan di tempat teduh (shade grown coffee) untuk mengurangi intensitas cahaya matahari. Biji yang dihasilkan adalah biji jenis arabika yang memang cocok ditanam.

Karakter rasa kopi gayo adalah body dan aroma yang kuat. Tingkat keasamannya rendah dengan sedikit rasa rempah (spice). Rasa kopi aceh gayo yang kuat namun tidak pahit membuatnya sangat digemari, terutama di Amerika Serikat dan Eropa. Karakter yang clean membuatnya laku sebagai campuran house blend.

Perkebunan di Gayo, Aceh Tengah rata-rata berada pada ketinggian 1.000 hingga 1.200 mdpl. Lokasinya berada di sekitar kota Takengon dan dekat dengan Danau Tawar. Mayoritas suku yang tinggal di daerah ini adalah orang-orang Gayo

Perkebunan di daerah ini dikelola oleh perorangan dan budidaya tanamannya dilakukan di tempat teduh (shade grown coffee) untuk mengurangi intensitas cahaya matahari. Biji yang dihasilkan adalah biji jenis arabika yang memang cocok ditanam.

Karakter rasa kopi aceh gayo sebetulnya mirip dengan kopi Sumatera pada umumnya, bedanya adalah aftertaste yang bersih (clean). Karena karakter rasa bijinya, kopi ini sering dijadikan campuran untuk houseblend di cafe-cafe.

Ada lebih dari satu varietas dan berbagai macam rasa kopi gayo yang dapat Anda temukan di pasaran. Varietas yang paling banyak diperdagangkan dan dibudidayakan adalah timtim dan red bourbon. Ini disebabkan oleh kebiasaan petani di sana yang menanam varietas tanaman berbeda dalam satu kebun.

Metode memproses biji yang paling banyak digunakan oleh petani di Gayo adalah metode kering (dry process). Proses ini menjadi salah satu faktor yang membuat profil rasa yang cenderung manis. Adapula kopi aceh gayo yang diproses dengan cara natural fermentasi sehingga memiliki rasa yang mirip wine.

Taksi Taloc Telah Hadir!

Jangan Lewatkan!

Pesan Tiket Lebih Gampang dengan Armada Pilihan Terbaik Rute Batang Toru ,Medan, Padangsidimpuan, Pematang Siantar, Sibuhuan, Sipirok, Sibolga, Siborong – borong, Tarutung