Pemeliharaan Berbagai Jenis Plafon

Pemeliharaan Berbagai Jenis Plafon

Pemeliharaan dan perawatan komponen bangunan sangat diperlukan, demi menjaga keutuhan bagian komponen dari bangunan tersebut ataupun keindahanya. Pemeliharaan plafon sebagai salah satu item bangunan menjadi

Read More »

Arsitektonis Bangunan

Di postingan ini akan menjelasakan 3 (tiga) bab yang berkaitan dengan arsitektonis bangunan. Untuk bab yang pertama akan dijelasakan “rencana kota”, yang kedua “syarat-syarat lingkungan

Read More »

Standar Operasional untuk Bongkar Muatan (In Bags)

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Standar Operasional untuk Bongkar Muatan (In Bags) – Hi,  apa kabar? Kali ini
saya mau membagikan tulisan singkat mengenai Standar Operasional untuk Bongkar
Muatan dalam bentuk Karungan (In Bags). 



Banyak hal yang harus dipersiapkan
sebelum kapal sandar, khusus untuk Perusahaan Bongkar Muat (PBM). 



Apa sajakah yang
harus dipersiapakan, yuk kita cari tahu.
 

Sebelum Kapal Sandar.

Perusahaan
Bongkar Muat sudah terlebih dahulu menyelesaikan perizinan bongkar di KSOP dimana
kapal akan bersandar, serta menyelesaikan administrasi di PT. 



Pelindo II dan
Koperasi TKBM di Pelabuhan Pembongkaran. 



PBM wajib menyiapkan dan menyediakan Sumber
Daya Perusahaan dan Sumber Daya Manusia, bisa dilihat pada urutan berikut ini :

1.   Buruh / Tenaga kerja
Bongkar Muat.

Buruh
/ Tenaga Kerja Bongkar Muat lengkap dengan alat keselamatan kerja standby/sudah
berada di dermaga minimal 30 menit sebelum kapal sandar.


2.   Foreman.

Foreman
harus standby / sudah berada di Dermaga minimal 30 menit sebelum kapal sandar,
untuk berkoordinasi dengan CH. 



Officer dan Surveyor tentang perencaan bongkar.
Selain itu Foreman mengawasi dan mengatur pembongkaran di Kapal.


3.   Tally

Menyiapkan Tally untuk mengecek dan
menghitung jumlah mobil yang bongkar dari kapal dan pokok kerja seorang Tally
adalah mencatat dan menghitung berapa hasil bongkar dari Truk ke Kapal atau
sebaliknya.



Biasanya menggunakan 2 Tally, Tally di Timbangan, dan Tally Darat,
petugas tally yang selalu standby di dermaga.


4.   Gudang

Berkoordinasi dengan gudang untuk
perencanaan Bongkar. Juga perlu koordinasi antara Tally Timbangan, Tally Darat dan
gudang.


5.   Peralatan

Peralatan yang perlu untuk dipersiapkan dan
posisi Stand by di dermaga, dan dipersiapkan 30 Menit sebelum kapal sandar. 



Peralatan – peralatan yang perlu disiapkan adalah :

– Jala – jala lambung untuk
menahan muatan agar tidak terjatuh ke laut;

– Jala – jala angkut untuk
dikaitkan dengan Crane, bisa Crane Kapal atau Crane  

   milik Pelabuhan;
– Mobil Damtruck;
–     Hook / wayer;
– Sling; 
– Skop;apabila muatan terjatuh
kemudian pecah atau berhamburan, harus 

  diskop dan dikumpulkan 



Demikian Standar Operasional yang dilakukan oleh pihak PBM, seberlum kedatangan sarana pengangkut.


Mohon maaf bila masih banyak kekurangan di sana – sini, atas perhatiannya diucapkan terima kasih

Post Disclaimer

The information contained in this post is for general information purposes only. The information is provided by Standar Operasional untuk Bongkar Muatan (In Bags) and while we endeavour to keep the information up to date and correct, we make no representations or warranties of any kind, express or implied, about the completeness, accuracy, reliability, suitability or availability with respect to the website or the information, products, services, or related graphics contained on the post for any purpose. - PT Tapanuli Logistik Cargo

Baca Juga  Tugas Operator Teknisi Alat Perkakas diPabrik Industri

More to explorer

Pemeliharaan Berbagai Jenis Plafon

Pemeliharaan Berbagai Jenis Plafon

Pemeliharaan dan perawatan komponen bangunan sangat diperlukan, demi menjaga keutuhan bagian komponen dari bangunan tersebut ataupun keindahanya. Pemeliharaan plafon sebagai salah satu

Tinggalkan Komentar

PT Tapanuli Logistik Cargo