Pemeliharaan Berbagai Jenis Plafon

Pemeliharaan Berbagai Jenis Plafon

Pemeliharaan dan perawatan komponen bangunan sangat diperlukan, demi menjaga keutuhan bagian komponen dari bangunan tersebut ataupun keindahanya. Pemeliharaan plafon sebagai salah satu item bangunan menjadi

Read More »

Arsitektonis Bangunan

Di postingan ini akan menjelasakan 3 (tiga) bab yang berkaitan dengan arsitektonis bangunan. Untuk bab yang pertama akan dijelasakan “rencana kota”, yang kedua “syarat-syarat lingkungan

Read More »

Tugas dan Tanggung Jawab Supervisor Teknisi Alat Transportasi di Pabrik Industri

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Forklift Alat Transportasi di Dalam Pabrik

Teknisi Alat Transportasi di Pabrik Industri adalah Sebuah profesi pekerja atau karyawan di pabrik Industri yang mempunyai job pekerjaan di bidang perawatan dan perbaikan sebuah mesin atau alat transportasi yang di butuhkan untuk membantu proses produksi.

Dan Alat transportasi tersebut di gunakan untuk mengangkat, mengangkut, menarik dan memindahkan benda – benda atau barang – barang atau material yang mempunyai beban berat, besar dan berbahaya.

Adapun contoh yang di sebut dengan alat transportasi yang di gunakan untuk membantu proses produksi di dalam Pabrik Industri adalah sebagai berikut :

  • Forklift
  • Prata
  • Motora
  • Hand Lift
  • Elevator
  • Lift
  • Crane
  • Hoist
  • Dingli

Sedangkan Teknisi Alat Transportasi atau alat angkat dan angkut itu sendiri di pabrik industri merupakan Sebuah section yang di pimpin oleh seorang section head yaitu Supervisor Teknisi Alat Transportasi.

Supervisor Teknisi Alat Transportasi memimpin sectionnya di bawah koordinasi di dalam Divisi atau Departement yang di pimpin oleh seorang General Manager Teknisi Maintenance atau Engineering.

Sedangkan beberapa bentuk Divisi atau Departement di dalam pabrik industri adalah sebagai berikut :

  • Divisi atau Departement Engineering.
  • Divisi atau Departement Produksi.
  • Divisi atau Departement Work Technikal.
  • Divisi atau Departement Quality Assurance.
  • Divisi atau Departement HRD.
  • Divisi atau Departement GA.
  • Divisi atau Departement Safety.
  • Divisi atau Departement Environment.
  • Divisi atau Departement Ware House.
  • Divisi atau Departement PPC.

Di suatu perusahaan atau pabrik industri kata Teknisi Alat Transportasi merupakan kata bahasa yang sangat familiar di telinga masyarakat umum, karena Teknisi Alat Transportasi adalah salah satu profesi yang di gemari oleh khalayak umum di Indonesia khususnya penggemar Otomotif.

Profesi Teknisi itu Sendiri di dalam satu divisi Engineering terdiri banyak macam Teknisi di antaranya adalah seperti berikut :

  • Teknisi Mekanik
  • Teknisi Elektrik.
  • Teknisi Instrument.
  • Teknisi Utility.
  • Teknisi Sipil.
  • Teknisi Alat Transportasi atau Alat Angkat dan Angkut.
  • Teknisi Listrik.
  • Teknisi Work Shop.
  • Teknisi Komputerisasi.
Semua masing – masing teknisi tersebut di pimpin oleh seorang Supervisor Teknisi sesuai bidang keahliannya masing – masing.

Sedangkan untuk Tugas Pokok sebagai Supervisor Teknisi Alat Transportasi adalah sebagai Berikut :

  • Mengkoordinasi kepada bawahan atas pekerjaan yang ada di lapangan dari segi perbaikan dan perawatan Mesin Alat Transportasi
  • Menginformasikan kepada Atasan setingkat tentang Perkembangan di lapangan dari segi Safety, kondisi produktivitas mesin produksi, adanya trouble atau masalah Mesin Alat Transportasi.
  • Menginformasikan kepada Atasan setingkat tentang kondisi dan situasi spare part yang di butuhkan di section Teknisi Alat Transportasi.
  • Menjalin kerjasama dan komunikasi yang harmonis antar sesama section untuk meningkatkan performa mesin produksi melalui perbaikan bersama.
  • Menjalin kerjasama dan komunikasi yang intensif antar sesama divisi dari segi Quality dan produktivity.
  • Dan Lain – lainnya.
Baca Juga  Cara Mencairkan Saldo kartu Prakerja

Adapun Tanggung Jawab sebagai Supervisor Teknisi Alat Transportasi adalah sebagai Berikut :

  • Membawahi Segenap Karyawan atau pekerja yang mempunyai jabatan di bawahnya, seperti Foreman, leader, dan operator Teknisi Alat Transportasi.
  • Membentuk dan meningkatkan skill kerja di bidang teknisi yang berhubungan dengan Alat Transportasi di mesin produksi dan pengetahuan umum di dalam pabrik untuk para bawahannya.
  • Menjaga dan menciptakan pola pikir bawahannya untuk peduli dan tanggap Terhadap basic rule di dalam Bekerja.
  • Meningkatkan kepemahaman bawahannya tentang pengertian safety di dalam Bekerja.
  • Menjaga performance mesin produksi dan performance kerja di lingkup area kerja bersama bawahannya atau team kerjanya.
  • Menjadi Duta atau penyampai permasalahan yang di alami para bawahannya kepada atasannya.
  • Dan lain – lainnya.

Section Teknisi Alat Transportasi adalah  team work yang berada di bawah kepemimpinan divisi atau departemen Engineering di sebuah pabrik atau perusahaan yang dimana Sebuah divisi atau departement Engineering tersebut di pimpin oleh seorang General Manager.

Setiap hari sebagai section head atau Supervisor Teknisi Alat Transportasi selalu berkomunikasi dan informasi dengan Pimpinan Divisi tentang perkembangan dan kondisi di lapangan.

Berikut adalah beberapa contoh aktifitas sebagai Seorang Supervisor Teknisi Alat Transportasi di setiap harinya antara lain yaitu :

1) Memimpin Senam sebelum Bekerja.

Kebanyakan hari ini pabrik industri atau sebuah perusahaan mewajibkan bagi seluruh karyawannya untuk melakukan senam sebelum memulai aktifitas rutin hariannya atau bekerja.

Maksud dari melakukan Senam Sebelum bekerja adalah untuk :

  • Sebagai pemanasan organ tubuh agar siap melakukan pekerjaan atau rutinitas harian.
  • Untuk pembugar anggota tubuh agar tidak terjadi cidera otot karena masih kaku pada saat bekerja.
  • Sebagai penyemangat secara jasmani sebelum bekerja.

2) Briefing Sebelum Bekerja.

Briefing adalah aktifitas kumpul bersama untuk membahas dan menyampaikan informasi tentang rutinitas yang telah di kerjakan, trouble atau masalah yang telah terjadi, rutinitas yang akan di kerjakan, dan kegiatan lainnya.

Sebelum melakukan pekerjaan utama, maka aktifitas tugas dan tanggung jawab pertama sebagai seorang supervisor Teknisi Alat Transportasi adalah memimpin briefing sebagai tongkat perpindahan informasi dan komunikasi antar member di dalam section tersebut.

Adapun Fungsi dari Briefing di section Teknisi Alat Transportasi ini adalah sebagai Berikut :

  • Inputan informasi dari member shift sebelumnya tentang kondisi di section tersebut yang berisi menyangkut tentang adanya trouble atau masalah yang terjadi pada mesin Alat Transportasi beserta penangannya.
  • Komunikasi tentang Rencana kerja yang akan di tindak lanjuti di hari tersebut yang meliputi improvement mesin, follow up trouble mesin, Tune Up mesin Alat Transportasi, dan lain lainnya.
  • Membahas hasil kerja yang di kerjakan di hari sebelumnya.
  • Menyampaikan progress dari section dan target yang harus di capai oleh section tersebut.
  • Menyampaikan Perkembangan perusahaan yang berisi tentang safety dan target pencapaian produk.
  • Membahas kerjasama yang di lakukan dengan antar section lain di dalam pabrik industri misalkan dengan Teknisi Elektrik, Teknisi Mekanik, dan Teknisi lainnya.
  • Menyampaikan kondisi Perkembangan intern section kepada member yang meliputi kondisi spare part mesin, kondisi skill member, kondisi performa mesin, dan lain lainnya.
  • Membahas kerja sama dengan Divisi lain seperti Divisi produksi, Divisi Work Technikal, Divisi Safety, dan Divisi lainnya.
Baca Juga  Alamat BBN Group Medan | Alamat Ekspedisi

3) Mengerjakan Administrasi Job.

Di dalam sebuah management suatu organisasi, administrasi merupakan suatu hal yang sangat penting untuk mendukung kemajuan dan Perkembangan organisasi tersebut.

Dengan adanya administrasi semua data aktifitas yang di kerjakan akan tersimpan dan memudahkan kita untuk mendokumentasikan semua file – file penting di dalam struktur.

Contoh administrasi job yang di kerjakan oleh seorang Supervisor Teknisi Alat Transportasi di dalam pabrik Industri adalah sebagai berikut :

  • Mengerjakan data – data section yang berhubungan dengan aktifitas harian seperti Report data trouble mesin, Report data spare part, Report improvement di bidang Alat Transportasi.
  • Menginput data – data penting seperti jobdesk member section secara harian, mingguan, bulanan, dan tahunan yang berhubungan dengan improvement atau perbaikan trouble mesin Alat Transportasi.
  • Membuat schedule pekerjaan yang akan di kerjakan, seperti schedule perbaikan mesin Alat Transportasi bulanan, perbaikan mesin Alat Transportasi tahunan, dan Tune Up Alat Transportasi musiman.
  • Membuat materi On The Job Training untuk member baru di section Alat Transportasi baik secara teori maupun praktek.
  • Mengecheck kondisi administrasi absensi bawahan.
  • Menanda tangani surat – surat penting yang berhubungan dengan section, misalnya surat order barang, surat masuk barang, surat SKD dari bawahan, surat cuti dari bawahan, Form – form ijin pekerjaan yang akan di lakukan oleh bawahan ataupun out side kontraktor di bidang Alat Transportasi.
  • Dan lain – lainnya.

4)  Mengecheck Kondisi di Lapangan.

Supervisor Teknisi Alat Transportasi adalah salah satu karyawan yang mempunyai job yang berhubungan dengan aktifitas di lapangan atau yang berhubungan langsung dengan skill Teknik mesin Alat Transportasi.

Secara langsung seorang Supervisor Teknisi Alat Transportasi memang mempunyai tangan kepercayaan untuk mengontrol penuh tentang aktifitas di lapangan yaitu Foreman Alat Transportasi.

Namun terkadang seorang Supervisor Teknisi Alat Transportasi juga mempunyai waktu untuk terjun ke lapangan guna memastikan bahwa kondisi di lapangan aman terkendali.

Baca Juga  Peran Pelabuhan dalam Pengembangan Tol Laut dan Short-Sea Shipping

Terkadang juga seorang Supervisor Teknisi Alat Transportasi ikut serta membantu bekerja di lapangan menghandle job memperbaiki mesin Alat Transportasi yang sedang stop trouble bergabung dengan member bawahannya.

Berikut adalah beberapa contoh aktifitas yang di lakukan oleh seorang Supervisor Teknisi Alat Transportasi di saat berada di lapangan adalah :

  • Mengecheck hasil pekerjaan yang di lakukan oleh bawahan di section tersebut seperti perbaikan mesin trouble, hasil modifikasi sistem mesin, hasil cleaning area kerja, dan lain lainnya.
  • Memastikan bahwa kondisi di lapangan aman dan terkendali secara mesin produksi dari stop karena trouble Alat Transportasi.
  • Melakukan koordinasi dan komunikasi dengan section lain maupun divisi lain yang berhubungan dengan intern sectionnya dan masalah quality produk, safety pekerjaan, dan request pekerjaan.
  • Memantau dan memonitor cara kerja bawahan secara langsung.
  • Membantu handling kerja para bawahan sebagai bukti bahwa mereka adalah team yang solid.
  • Mengecheck kondisi kebersihan area kerja di intern sectionya.
  • Mendata segi abnormal atau kekurangan di area kerja di intern sectionnya seperti data spare part, mesin Alat Transportasi yang perlu di Re new all.
  • Dan Lain – lainnya.

5) Menjalin Informasi dan Komunikasi.

Informasi dan komunikasi di dalam melakukan pekerjaan di sebuah struktur organisasi merupakan hal dasar yang di wajibkan oleh sebuah perusahaan demi kemajuan dan perkembangan struktur itu sendiri dan perusahaan.

Informasi dan komunikasi merupakan pemersatu antar member di sebuah struktur serta merupakan alat yang ampuh untuk mempererat tali kekeluargaan di antara para member di dalam struktur tersebut.

Dengan komunikasi dan informasi maka segala masalah dan trouble dapat segera di atasi sehingga tidak menimbulkan masalah yang berkelanjutan.

Adapun beberapa contoh bentuk komunikasi dan informasi yang di motori oleh seorang Supervisor Teknisi Alat Transportasi di dalam pabrik industri adalah sebagai berikut :

  • Menginformasikan semua aktifitas di lapangan seperti adanya trouble mesin Alat Transportasi kepada atasan setingkatnya yaitu assisten manager atau manager divisi Engineering.
  • Menginformasikan kepada bawahannya tentang kebijakan dan program – program dari divisi maupun perusahaan, seperti tentang jam kerja yang benar, jam kedatangan dan kepulangan, dan lain – lainnya.
  • Menjalin komunikasi dan informasi dengan kepala section lainnya atau dengan kepala section di divisi lainnnya seperti menjalin komunikasi di bidang safety, di bidang quality produk, di bidang modifikasi atau improvement mesin, dan lain – lainnya.
  • Negosiasi tentang adanya permintaan waktu kepada section produksi untuk melakukan perbaikan mesin Alat Transportasi yang mengalami trouble atau permasalahan yang lainnya.
  • Menjalin komunikasi dengan divisi lain tentang safety, quality produk, dan Delivery produk ke next proses.

Demikianlah sedikit ulasan tentang Tugas dan Tanggung Jawab Supervisor Teknisi Alat Transportasi di Pabrik Industri.

Post Disclaimer

The information contained in this post is for general information purposes only. The information is provided by Tugas dan Tanggung Jawab Supervisor Teknisi Alat Transportasi di Pabrik Industri and while we endeavour to keep the information up to date and correct, we make no representations or warranties of any kind, express or implied, about the completeness, accuracy, reliability, suitability or availability with respect to the website or the information, products, services, or related graphics contained on the post for any purpose. - PT Tapanuli Logistik Cargo

More to explorer

Pemeliharaan Berbagai Jenis Plafon

Pemeliharaan Berbagai Jenis Plafon

Pemeliharaan dan perawatan komponen bangunan sangat diperlukan, demi menjaga keutuhan bagian komponen dari bangunan tersebut ataupun keindahanya. Pemeliharaan plafon sebagai salah satu

Tinggalkan Komentar

PT Tapanuli Logistik Cargo